DEMO

Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT): Penyebab, Dampak, dan Penanganannya

06 March 2026 Tim Medis FAIMA

Apa Itu PJT / IUGR?

Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT) atau Intrauterine Growth Restriction (IUGR) adalah kondisi di mana berat janin diperkirakan berada di bawah persentil ke-10 untuk usia kehamilannya. PJT sejati umumnya disertai tanda-tanda janin mengalami stres, seperti perubahan aliran darah Doppler.

Penyebab PJT

Faktor Plasenta dan Umbilikal

  • Insufisiensi plasenta — paling sering menjadi penyebab utama
  • Insersi tali pusat yang abnormal
  • Infark plasenta

Faktor Ibu

  • Hipertensi kronis atau preeklampsia
  • Penyakit autoimun (lupus, sindrom antifosfolipid)
  • Anemia berat
  • Malnutrisi berat
  • Merokok atau paparan zat berbahaya

Faktor Janin

  • Kelainan kromosom atau genetik
  • Infeksi kongenital (CMV, rubella, toksoplasmosis)
  • Kelainan struktural kongenital
  • Kehamilan kembar (terutama twin-to-twin transfusion syndrome)

Pemantauan PJT dengan USG Doppler

Penilaian kesejahteraan janin dengan PJT menggunakan serangkaian pemeriksaan Doppler:

  1. Arteri umbilikal — menilai resistensi plasenta
  2. Arteri serebral tengah (MCA) — menilai redistribusi aliran darah ke otak
  3. Ductus venosus — indikator dekompensasi jantung janin

Hasil pemeriksaan ini menentukan kapan waktu persalinan yang optimal — menyeimbangkan antara risiko prematuritas dan risiko kematian janin di dalam kandungan.

Penanganan

Tidak ada terapi yang dapat "menyembuhkan" PJT, namun manajemen yang tepat sangat penting:

  • Pemantauan serial ketat (NST, BPP, Doppler)
  • Optimalisasi kondisi ibu (pengobatan hipertensi, suplementasi)
  • Pemberian kortikosteroid untuk pematangan paru janin bila persalinan preterm direncanakan
  • Penentuan waktu persalinan yang optimal

Jadwalkan konsultasi di FAIMA MFM untuk evaluasi menyeluruh pertumbuhan janin Anda.